Cara Mengatasi Error 0x800700d8 Pada Windows 10

Rate this post

Pada kesempatan kali ini, kita akan mencoba membahas bagaimana cara mengatasi windows update error 0x800700d8 pada Windows 10. Error 0x800700d8 ini biasanya terjadi setelah kamu melakukan upgrade atau update windows 10 baru-baru ini. Tentu saja bukan hal yang aneh jika kamu mengalami error seperti error 0x800700d8, karena setiap update belum tentu langsung compatible dengan setiap komputer atau laptop yang ada.

Terlebih lagi error 0x800700d8 adalah error yang cukup baru dikarenakan update windows 10 yang mungkin masih mempunyai beberapa bug. Berikut ini adalah beberapa penyebab error 0x800700d8 yang terjadi saat kamu melakukan update pada Windows 10.

Penyebab error 0x800700d8 Windows 10

  • Pengaturan Update Windows 10 di setting ‘Defer upgrades/Tunda Pembaharuan”
  • Antivirus Yang Menghalangi Proses Update
  • Beberapa komponen update belum kompatible
  • Inkonsistensi komponen dan dependensi Pembaruan Windows.

Cara Mengatasi error 0x800700d8 Windows 10

Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi error 0x800700d8 yang terjadi pada update windows 10.

  • Matikan Sementara Antivirus yang mengganggu proses update
  • Matikan Pengaturan ‘Defer upgrades/updates’
  • Jalankan Windows Update Troubleshooter
  • Bersihkan Cache Update Windows
  • Update firmware dan BIOS

Matikan Antivirus Sementara

Mematikan antivirus atau firewall sementara adalah hal yang diperlukan saat melakukan update, hal ini tidak hanya mempermudah proses update, tapi juga mencegah terjadinya error kalau antivirus menganggap file update windows sebagai file asing. Hal ini sudah sering terjadi ketika antivirus menghentikan proses update karena menganggap file update yang baru di download sebagai file asing, sehingga proses update tidak bisa berjalan.

TRENDING :  3 Cara Mematikan Windows Defender

Cara mematikan antivirus atau firewall sementara cukup mudah, kamu hanya perlu klik kanan pada icon antivirus yang kamu gunakan di taskbar, kemudian pilih “disable realtime protection temporary” kemudian pilih opsi 1, 3 atau 10 jam. kalau bisa pilih until next restart. Setelah itu kamu bisa mencoba mengupdate windows lagi.

Matikan Pengaturan ‘Defer upgrades/updates’

Saat kamu mempunyai notifikasi update baru, pasti kamu akan mempunyai 3 pilihan yang diberikan oleh sistem windows:

  1. Install the updates immediately
  2. Schedule an update for a specific time
  3. Put it off by clicking Snooze.

Jika kamu memilih pada pilihan ketiga, biasanya kamu akan diberikan opsi delay update hingga 3 hari, kemudian kamu akan diberikan notifikasi lagi mengenai update yang tersedia. Kamu bisa menghapus semua update yang sudah menumpuk, kemudian mencoba untuk mengupdatenya lagi dengan fresh update. Tentu saja kamu harus melihat settingan windows update yang ada pada windows kamu. Pastikan tidak ada penundaan updates, sehingga tidak terjadi error.

Jalankan Windows Update Troubleshooter

Windows update troubleshooter adalah cara paling mudah untuk mendeteksi dan mengatasi semua error yang terjadi pada windows kamu, termasuk error 0x800700d8 ini.

Cara menjalankan windows update troubleshooter juga sangat mudah.

  1. Silahkan buka Settings
  2. Kemudian klik pada Updates and security
  3. Disana kamu bisa melihat tab Troubleshoot, langsung saja jalankan Troubleshoot.

Tunggu hingga proses deteksi selesai, kemudian pilih opsi yang diberikan oleh Windows. Cara ini sangat mudah karena kebanyakan kasus bisa diselesaikan dengan Windows update troubleshooter, kamu hanya tinggal mengklik jalankan troubleshooter, dan menunggu windows menyelesaikan masalah secara otomatis.

Bersihkan Cache Update Windows

Caranya adalah dengan menghapus folder software distributions. Folder ini digunakan sementara untuk menampung komponen dan file update windows yang baru saja di download.

TRENDING :  Aplikasi Zoom Tidak Ada Suara? Lihat 2 Cara Mengaktifkan Suara di Zoom

Berikut ini adalah letak dari folder software distribution:

C:\Windows\SoftwareDistribution

Apakah menghapus folder ini aman?

Jika kamu menghapus folder ini, kamu juga akan kehilangan SEMUA history update yang sudah kamu lakukan. jika kamu tidak memahami apa yang akan kamu lakukan, saya sarankan jangan lakukan cara ini. kamu harus mempunyai sedikit pemahaman mengenai windows ini jika kamu ingin menggunakan cara ini.

Kamu juga bisa menghapus windows distributions folder dengan menggunakan cmd (command prompt).

1. Buka cmd dengan run as administrator.

2. Kemudian, silahkan jalankan command berikut ini:

  • net stop wuauserv
  • net stop bits

3. Lalu silahkan masuk ke: C:\Windows\SoftwareDistribution dan hapus semua file dan folder yang ada didalamnya. Jika sudah, Restart.

4. Selanjutnya buka lagi cmd dengan run as administrator. dan jalankan command berikut ini:

  • net start wuauserv
  • net start bits

5. Kemudian rename nama folder software distribution dengan menggunakan command berikut ini

  • net stop wuauserv
  • net stop bits
  • rename c:\windows\SoftwareDistribution SoftwareDistribution.bak
  • net start wuauserv
  • net start bits

Untuk memudahkan proses, kamu juga bisa menggunakan cara ini melalui safe mode windows. *Peringatan, karena cara ini cukup advance, kami TIDAK menyarankan kamu menggunakan cara ini.

Update firmware dan BIOS

Untuk beberapa kasus, penyebab error 0x800700d8 adalah karena bios yang sudah outdated atau jadul. Jadi cara termudah untuk mengatasinya adalah dengan mengupdate BIOS pada PC atau laptopmu. Tergantung dengan merk atau brand PC yang kamu gunakan, kamu bisa menyesuaikannya dengan PC yang kamu pakai.

Akhir Kata

Beberapa cara mengatasi error yang satu ini cukup sulit dan advance, saya menyarankan kamu menggunakan cara nomer 1 dan nomer 3. Pertama kamu bisa mematikan antivirus/firewall dan juga real time protection sementara, kemudian kamu jalankan Windows update troubleshooter, tunggu hingga windows update troubleshooter memberikan solusi dan menyelesaikan error yang terjadi.

TRENDING :  6 Cara Format Flashdisk di Windows 10 dengan Baik dan Benar

Leave a Comment